MarioQQ kasat reskim Agen BandarQ polres tangsel, AKP Alexander Yurikho Hadi, menerangkan keterangan saksi, tiga pelajar dari kelas IX.5 dengan inisial RES, MRA dan ZG mengeroyok Ms yang merupakan siswa kelas IX.4. peristiwa itu terjadi pada senin (5/3) saat jam istirahat sekolah, Saat itu para siswa sedang mengikuti ujian tengah semester (UTS) di hari pertama.
"Mulanya korban di Bandar66 ajak bermain futsal oleh siswa kelas IX.5 dalam pertandingan itu siswa kelas IX.5 kalah," terang Alex di Maporles Tangsel, Kamis (8/3).
Karena mungkin tidak menerima BandarQ kekalahan tersebut, akhirnya siswa kelas IX.5 mengajak tanding futsal kembali. Namun kali ini menggunakan duit taruhan.
'Diajak taruhan oleh siswa kelas IX.5 Rp 200 ribu, tapi kelas IX.4 mengajak taruhan Rp 500 ribu, karena kelas XI.5 tidak punya uang sebesar itu Bandar66, akhirnya korban dikeroyok oleh kelas IX.5 dan dipukul i bagian muka, kepala dan hidung," uap Alex.
Akibat peristiwa itu, MS BandarQ mendapatkan perawatan di RSUD Tangeerang Selatan, sedangkan pelaku yang merupakan anak dibawah umur itu, terancam pasal pidana penganiayaan dan pengeroyokan sebagaimana diatur dalam pasal 170 KUHPPidana dan atau melakukan kekerasan terhadap anak sebagaimana yang diatur dalam pasal 80 Undang Undang Nomor 32 tahun 2014 tentang perlindungan anak.
Alex memastikan, status anak di bawah Agen BandarQ umur tidak menghapus pidana. Akan tetapi perlakuan terhadap anak disesuaikan dengan UU perlindungan anak dan UU peradilan anak.
"Saat ini proses hukum sedang berjalan, akan tetapi tidak terutup kemungkinan ditempuh juga jalur kekeluargaan mengingat mereka masih satu sekolah," jelasnya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar